*MIMPI.

Marief.

Kutuliskan surat untuknya
Aku ingin bertemu
Tersenyum lebar saat ku menulis
Berkhayal mimpiku akan terkabulkan
Kukirimkan surat itu
Dan menunggu hingga dia datang
Gemetar tubuh
Karna ingin mengucapkan kata cinta
Akankah
mimpi itu menjadi kenyataan
Mimpi bahwa aku bisa memilikinya
Mimpi bahwa kan bahagia bersamanya

Dia mendatangiku dengan senyuman
Senyuman malu yang merangsang
Tatapan yang tak terarah
Berdiri di hadapan tanpa suara
Ku kumpulkan semangatku
Dari sedikit menjadi berlimpah
Agar bisa menghasilkan keberanian
Untukku memohon kepadanya

Adinda, aku bukanlah orang yang suci
Tapi aku yakin aku memiliki satu tempat yang suci
Dan disitu adalah tempat orang yang kucinta berada
aku mengisi tempat itu dengan dirimu
Dan jika kau mengisi ruangan itu dengan diriku
Bukankah kita seharusnya bersama

Dia menjatuhkan kepalanya
Dan mengangkatnya lagi
Kupeluk dengan erat
Dan tak akan kulepaskan

Dengan jiwa yang hangat
Kita Bercerita tentang dunia
Duniaku yang lucu
Dan dunianya yang menyenangkan
Kusadari sekarang
kedua dunia telah bersatu
Dunia mimpi dan dunia kenyataan
Sebuah harapan yang terkabulkan

Hari demi hari terlewat tak terasa
Kurasa seperti tidur
Karena segalanya sama seperti ku bermimpi
Dia dan aku sudah tak terpisah
Karena cincin emas yang terpasang
Dijariku dan dijarinya

Jalanan indah kujalani bersamanya
Tapi terkadang
Ada juga jalanan rusak yang membuatku
Harus menambalnya jika ingin lewat

Tapi kenapa  kau merampas mimpiku
Mimpi yang telah ku dapatkan
Ku lindungi dengan raga
Dan ku pertahankan dengan jiwa

Terbangun aku sekarang
Lelah kurasa
Karena Waktu terasa lama
Mimpiku telah tiada
Karena dia telah Dijemput sang pencipta
Kumohon
Tidurkanlah aku kembali
Biarkan aku menemui mimpiku lagi
Dan kali ini bukan untuk sementara
Tapi untuk selamanya

Komentar

Postingan Populer