*Cermin
Cermin abadi terikat oleh sifatnya
Cahaya datang dipantulkan,
Dan mengikuti yang dilihat
Cermin abadi yang hilang bersama bayang
Bayang-bayang sosok aku,kekasih,dan rasa cinta
Lalu,cermin mulai rapuh dan tak kekal pula
dihadapan tubuh dan hati
Sosok yang pergi,dan rasa yang redup
Membuatku menjadi sendiri
Tapi,akhirnya ku sadar...
Kusadar,cermin-lah yang benar-benar faham
sedih dikala bersedih,
Dan senang dikala aku senang
Cerminlah aku,akulah cermin
Rasamu ada padaku,rautmu ada padaku
Ku senang,Aku tidak sendiri lagi.....
Komentar
Posting Komentar