+Filsafat Kinder Joy
Saya asumsikan kalian semua tahu Kinder Joy (gambar diatas),cemilan dengan bungkus berbentuk telur yang berisi cokelat di setengah bagian dan berisi mainan di setengah bagian yang lain.Dan bagi saya Kinder Joy merupakan konsep produk terbaik,tentu bukan secara penjualan karena tidak semua orang suka cokelat,harganya yang "mahal",dan kita menganggap Kinder Joy hanya untuk anak-anak,yang saya maksud terbaik disini adalah secara ide/konseptual.
*Kinder Joy menawarkan ketidakpastian dengan kepastian.
Ketika seseorang membeli Kinder Joy seharusnya ada 3 kemungkinan,
1.Bertujuan mendapatkan mainannya.
2.Bertujuan mendapatkan cokelatnya.
3.Bertujuan mendapatkan cokelat dan mainan-nya.
Kita mulai dari konsumen no.3 yang kita anggap saja sebagai konsumen paling rasional.mereka akan kurang tertarik dengan produk "ketidakpastian",apalagi ketidakpastian diantara "dapat sesuatu" dan "tidak dapat apapun",mungkin contohnya beberapa bentuk perjudian.
Oleh sebab itu Kinder Joy adalah contoh terbaik dalam menjual ketidakpastian,yaitu dengan kepastian.Yang saya maksud kepastian adalah cokelat-nya,dan yang saya maksud ketidakpastian adalah mainan-nya,jadi dalam kesatuan produk terdiri dari kepastian dan ketidakpastian,kita tahu bahwa kita pasti akan mendapatkan cokelat,tapi kita tidak tahu kita akan mendapatkan mainan seperti apa,yang bagi konsumen no.3 akan patut untuk dipertimbangkan.
Ditambah kepastian yang diberikan memiliki nilai "estetis" yaitu kelezatan,yang dimana kelezatan memiliki harganya tersendiri,misalnya ada burger A dan burger B dari toko yang berbeda,bahan-nya sama,cost produksi-nya sama,yang berbeda adalah tehnik memasak penjual burger A lebih ahli dibandingkan burger B yang membuat burger A lebih lezat dibandingkan burger B,dan karena kondisi tersebut kita rela untuk membayar burger A dengan harga diatas burger B,karena harga dari sebuah burger dan harga dari rasa lezat sebuah burger itu berbeda,dan dari sini kita tahu bahwa kepastian yang bentuknya "estetis" lebih sulit ditentukan harganya,walaupun untuk harga kelezatan masih bisa dirasionalisasi yaitu dibawah 100% harga burger-nya,diatas itu jika tidak ada pengecualian,konsumen cenderung akan lebih memilih membeli burger B.
Tapi bagaimana dengan nilai "estetis" keindahan?,kesehatan?,kecantikan?,kebahagiaan?,semua itu lebih sulit ditentukan harganya.
Karenanya,jika kita dapat membuat konsumen merasa puas dengan produk yang kita miliki hanya dengan kepastiannya,dalam konteks Kinder Joy,
"saya rela membeli Kinder Joy walaupun tidak ada mainan-nya,hanya ada cokelat-nya,toh worth it juga kok",
inilah apa yang ada didalam pikiran konsumen no.2,mereka membeli produk kesatuan kepastian dan ketidakpastian tanpa menghiraukan ketidakpastiannya karena kepastiannya sudah cukup bagi mereka.Berhasilah kita dalam menjual ketidakpastian kepada mereka.
Untuk konsumen no.1 yang hanya ingin ketidakpastiannya,dalam konteks Kinder Joy adalah mainannya.
Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, ketidakpastian Kinder Joy bukan diantara "dapat sesuatu" dan "tidak dapat apapun" akan tetapi ketidakpastian didalam kedapatannya itu sendiri.Kita pasti dapat,namun kita tidak tahu apa yang kita dapat lebih menggiurkan dibandingkan kita bisa dapat dan tidak dapat apapun (kerugian total),dan mainan yang diberikan-pun harganya mungkin tidak berbeda atau tidak jauh berbeda yang meningkatkan nilai jual produk-nya,dibandingkan gacha pada beberapa game yang timpang nilai barang yang bisa didapatkan,jika kita beruntung mungkin untung 3x lipat dari harga yang dikeluarkan,tapi apabila kita sial nilai barang-nya bisa dibawah 10% harga yang kita keluarkan,oleh karena itu semakin minimum ketimpangan-nya dan semakin sedikit faktor keberuntungan mendominasi,maka produk ketidakpastian akan lebih menggiurkan paling tidak bagi saya.
Namun masih sangat banyak dari kita (termasuk saya) yang senang membeli produk ketidakpastian dengan ketimpangan yang tidak masuk akal,entah karena harapan atau adrenalin yang diberikan saat mendapatkan sebuah ketidakpastian atau mencari perasaan yang didapatkan ketika "beruntung" atau alasan meng-koleksi.Oleh karena itu saya tidak dapat bilang bahwa konsep ini terbaik secara penjualan/peluang bisnis karena kita memang sulit untuk rasional dalam berperilaku,saya hanya membahas ide-nya saja,yang secara penjualan mungkin tidak lebih laku dari ide yang lain.Dan terakhir,Kinder Joy bisa dikatakan menjual 2 produk yaitu ketidakpastian dan kepastian dalam sebuah kesatuan,yang bagi saya meningkatkan kompleksitas konsepnya.
(Fyi: tidak disponsori oleh Kinder Joy 😁👍)
Terimakasih telah membaca.
Komentar
Posting Komentar