+Hidup itu lama



Saya menulis ini,bertujuan untuk memberikan perbedaan pendapat,dan menyalahkan pengetahuan masyarakat jika "hidup itu sebentar",saya sangat tidak setuju dengan ini,
karena hidup itu lama jika kita melihat rata-rata lama hidup seseorang,yaitu 60 tahunan,dan itu sangat-sangat lama....

Tapi kenapa muncul pemikiran bahwa"hidup itu sebentar"?

Saya hanya dapat memberikan 2 penyebab yang saya ketahui,jika ada penyebab lain,itu diluar cakrawala pengetahuan saya,dan saya sadar atas kurangnya pengetahuan yang saya miliki, tetapi dengan penyebab ini semoga kalian dapat menerimanya.

1.Karena kita sering merasa bahwa hidup tak terasa.
seperti:
"gak kerasa ya,udah sma aja"
"gak kerasa ya,udah mau lulus aja"
Itulah bentuk rasa bahwa hidup itu tidak terasa,mengapa?
Sebenarnya itu karena fungsi otomatis dari otak kita/memori kita,untuk memilah-milah sesuatu yang menurutnya penting,dan membuang hal-hal yang tidak penting,dan bisa kalian bayangkan jika kalian ingat akan berjam-jam mengerjakan pr,perjalanan jauh kerumah nenek,jika anda mengingat semua kenangan,rasa yang tidak penting itu,bukankah akan sangat membosankan?,dan mungkin otak kita akan overheat.
saya memakluminya,karena itu adalah ilusi yang tidak dapat dihindari.dan jika kalian terjatuh dalam ilusi itu,ya tidak apa-apa itu normal kok.

2.Dogma agama
Kita sering mendengar:
"hidup itu sebentar,karena 60 tahun didunia itu sama dengan 2menit lebih beberapa detik di akhirat".
Ya tentu,tapi kita ini tinggal di dunia atau diakhirat?
Jika kalian tinggal di akhirat adalah 2menit beberapa detik.
Tapi kita tinggal di dunia/bumi dengan jangka hidup 60 tahun, bukan 2 menit beberapa detik.

Dan tentunya dengan 60 tahun kita bisa melakukan banyak hal,seperti:
Menikah dengan banyak wanita/pria,menamatkan ribuan video game,menulis puluhan buku,memiliki puluhan anak,berjalan ribuan kilometer,dan banyak hal yang dapat kita lakukan dangan waktu 60 tahun,jadi tidak pernah ada kata telat untuk memulai,dan hidup itu lama,sangat-sangat lama....



Saya hanya memberikan apa yang benar menurut saya,tapi jika kalian adalah orang-orang yang berfikir bahwa
"hidup itu sebentar", dan berusaha semaksimal mungkin ya...,sangat boleh
Saya hanya menyalahkakan jika "hidup itu sebentar",saya tidak menyalahkan akibat yang terjadi,karena praksisnya sangat abu-abu dan dikembalikan lagi kepada setiap individu untuk memaknai dan memahami pengetahuannya.

Terimakasih telah membaca.






Komentar

Postingan Populer