#Si Jurdil Yang Bijaksana

Seorang revolusioner yang menjatuhkan para feodal dan raja jahat,mengubah sistem monarki feodalisme satu dunia menjadi demokrasi,menghapuskan sistem perbudakan,memiliki banyak sebutan, "Pemimpin Dunia","Pahlawan Revolusi", "Bapak Kemanusiaan Dunia"," Sang Pembebas Budak","Penyelamat Dunia","Bapak Demokrasi Dunia", dsb
Tapi sekarang dia bereinkarnasi sebagai anak pertama dari seorang raja,bagaimana dia akan menghadapinya?

Jurdil lahir pada 16 mei 1356,dia dilahirkan dalam keluarga yang sangat miskin, sehingga pada usia usia 5 tahun,orang tuanya menjual jurdil pada seorang pedagang budak,untuk ditukarkan dengan beberapa koin perak.

Jurdil di beri kalung besi di lehernya,dan menyangkutkan sebuah rantai untuk menariknya seperti anjing,Jurdil dikurung di dalam penjara besi di dalam toko si penjual budak itu,dan menunggu seseorang untuk membelinya.

Sebulan kemudian datanglah seorang bangsawan berperingkat rendah,ingin membeli budak untuk mengurusi rumahnya.
Bangsawan itu melihat jurdil dan tertarik kepadanya,karena di tempat itu dialah satu-satunya budak anak-anak yang dijual,jadi tentunya memiliki harga yang sangat rendah,akhirnya Jurdil dibeli oleh Sang Bangsawan dan dibawa ke rumahnya.

Sekarang kesehariannya tidak di dalam sel besi lagi,menunggu orang untuk membelinya,tapi sekarang dia menyapu,memotong rumput,mencuci baju,dan kegiatan bersih-bersih lain,dan setiap kerjaannya selesai,Jurdil selalu mengendap-ngendap masuk ke perpustakaan untuk membaca buku,apakah kehidupannya lebih baik?,sepertinya tidak...

Karena dia hanya diberi makan 1 kali sehari yaitu sepotong kecil roti dan semangkuk sup tiap harinya,dianiaya tanpa alasan yang jelas oleh keluarga majikannya dan majikannya itu sendiri,terkadang aniayanya sangat mengerikan hingga darah muncul diberbagai sisi tubuhnya dan wajahnya,dia hanya menerimanya,dan tidur bersama kuda di kandang kuda yang kotor dan bau,itulah kesehariannya,tapi paling tidak sekarang dia bisa membaca banyak buku di perpustakaan.

Akhirnya Jurdil tumbuh dewasa,Jurdil pun dijual oleh majikannya dengan harga tinggi kepada penjual budak yang ada di pusat kerajaan(Budak elit lah),karena dia pintar,tubuh yang kuat,dan bisa mengerjakan apapun.

Tapi pada saat di perjalanan menuju tempat pedagang budak tersebut menggunakan kerangkeng yang ditarik kuda,tiba tiba ada kelompok yang muncul menghalangi jalan,lalu membunuh sang kusir kereta kuda, dan membuka kerangkengnya,dan menyuruh budak-budak untuk bergabung kedalam kelompoknya atau pergi.

Beberapa orang memilih pergi,tapi Jurdil memilih untuk bergabung dan menyelamatkan para budak,prestasinya semakin besar,Jurdil dijadikan pemimpin kelompok itu,sebagai pemimpin,banyak yang Jurdil lakukan,mencuri simpanan makanan kerajaan,mencuri senjata di gudang kerajaan,membakar rumah-rumah bangsawan,hingga pasukannya semakin besar dan lebih besar dari pasukan satu kerajaan(karena anggotanya budak-budak,dan orang-orang dari berbagai kerajaan di dunia),Jurdil dan kelompoknya menyerang satu per satu kerajaan yang ada,membunuh para raja,bangsawan,penjual budak,lalu setelah kemenangannya Jurdil berpidato kepada seluruh rakyat kerajaan tentang kebaikan demokrasi yang akan dijalankan dan keburukan monarki feodalisme yang akan ditinggalkan,tentunya rakyat mendukungnya dan langsung melakukan pemilu untuk memilih pemimpinnya,itu berlangsung terus menerus,hingga satu dunia memiliki sistem pemerintahan demokrasi

Tinggal satu kerajaan yang tersisa,tapi Jurdil mendapat mimpi bahwa akan mati besok dalam penyerangan hari ini,karena dia sadar akan itu dia lansung mengambil pulpen dan menulis,"aku sangat mencintai manusia,jadi jangan pernah menyakitinya",lalu di taruh di atas mejanya,dan benar saja besoknya diakhir perang Jurdil tertusuk anak panah seorang ksatria di kepalanya,Jurdil mati,dan kematianya membuat marah seluruh anak buahnya dan mereka membunuh seluruh ksatria, bangsawan,raja,dan menjadikannya negara demokrasi.

Seluruh orang di dunia menghormatinya, setelah Jurdil mati patungnya dibangun dimana-mana,lukisannya terpampang dimana-mana,tidak ada satupun orang di dunia yang tidak mengenalnya.

Tetapi,tanpa pernah merasakan nikmatnya tubuh wanita,pelukan orang tua,bermain-main dengan anaknya,Jurdil meninggal tanpa pernah merasakan rasa "sayang".
____________--------___________---------______


Dalam kedamaian,Jurdil membuka matanya.
Ada sepasang manusia dewasa yang melihatnya,si wanita itu menangis sambil menggendongnya,dan si pria itu tersenyum disamping si wanita,dan tentu saja sekarang dia menjadi seorang BAYI!!!

Jurdil sekarang bereinkarnasi menjadi anak pertama dari raja dan ratu,bagaimana seorang "Bapak Demokrasi Dunia" akan hidup sebagai anak pertama seorang raja????

(Untuk simplifikasi,namanya tetep Jurdil,ok)

Jurdil hidup di dunia yang sama persis dengan dunia pertamanya pada saat sebelum dia berevolusi.
Dipenuhi raja,bangsawan korup,dan perbudakan seperti sebelumnya,dan tentu Jurdil gusar akan itu,tetapi sialnya ayahnya sang raja,adalah raja yang baik dan kompeten,raja yang belum pernah ditemui oleh Jurdil sebelumnya,raja yang kejam pada ketidakadilan dan lembut kepada setiap penduduknya,dari bawah hingga keatas,pemimpin,ayah,dan komandan yang terlalu sempurna untuk ditentang.

Jurdil sangat bingung apa langkah yang harus dilakukan?,tetap melakukan revolusi atau menikmati hidupnya dan dengan kekayaan.

Jurdil menghabiskan masa kecil dan remajanya dengan membaca seluruh buku yang ada di perpustakaan,berlatih bertarung,memikirkan solusi atas keadaan yang menimpa dirinya."apa yang harus kulakukan",pertanyaan itu selalu muncul dalam pikirannya,karena disatu sisi Jurdil membenci perbudakan,dan penguasa yang korup ,tapi disatu sisi Jurdil merupakan bagian dari kekorupan tersebut,hal baru ini menjadi motivasi untuk Jurdil untuk mengembangkan kebenaranya agar lebih benar.

Jurdil dewasa,sering membantu sang ayah untuk urusan diplomasi,mengajarkan moral kepada para pemuda, dan melatih para prajurit.

Jurdil pun sering membantu penduduk,secara material maupun non material,Jurdil dicintai oleh penduduk kerajaan,Jurdil menjadi panutan bagi seluruh orang.

Dan sudah waktunya Jurdil sebagai anak lelaki pertama naik tahta,berkeliling kerajaan menggunakan mahkota emas dan jubah megah,dia disorak ramai oleh para penduduk kerajaan.

Sebagai raja,dia mendirikan banyak tempat pendidikan yang mengajarkan segala paham,membebaskan kritik dan saran atas penguasa tapi melarang fitnah,dia memperbaiki hukum-hukum yang tidak efektif bahkan kejam.

Dengan pesatnya ilmu pengetahuan berkembang,muncul para Intelektual yang memiliki pandangan yang berbeda-beda,saling melengkapi untuk kemajuan kerajaan,kerajaanya sangat makmur dan sejahtera,tapi kebencian Jurdil atas perbudakan dan penguasa korup tidak hilang,dia slalu memikirkan solusinya setiap saat,tapi dengan situasinya sekarang,jurdil berkesimpulan bahwa kekorupan pemerintahan faktor utamanya adalah kekorupan penjabat dan penguasanya,bukan sistem negaranya yang salah tapi ketidakomepetenan penjabat dan penguasanyalah yang salah.

Jurdil mengambil alih kerajaan-kerajaan lain,menumpaskan perbudakan,membangun banyak tempat pendidikan yang mengajarkan moral dab lain-lain,setelah itu Jurdil membebaskan setiap penduduk kerajaan untuk memilih sistem pemerintahannya dan ternyata apapun sistemnya,jika dipimpin oleh orang yang kompeten itu pasti akan menjadi baik,dan dia lebih senang dengan solusi ini,karena menghasilkan dunia yang dipenuhi akan kecerdasan dan pemahaman yang mendalam,tidak seperti didunia sebelumnya,hanya perang dan perang,yang Jurdil yakini akan ada masalah baru yang muncul jika mengenyampingkan ilmu para rakyatnya, dan hanya menjabarkan ilmu yang dimilikinya,rakyat mendukungnya,tanpa ada pemahaman-pemahaman yang mendalam tentang kenapa hal itu benar.


Jurdil menyesal atas apa yang dia lakukan di dunia sebelumnya,menikmati hidupnya dengan merasakan banyak cinta,merasakan banyak wanita,memiliki banyak wanita,Jurdil telah bahagia.....



TERIMAKASIH TELAH MEMBACA......

Komentar

Postingan Populer