+Kritik atas konsep pintar dan bodoh

Semua orang ataupun institusi membuat definisi dan kriteria si pintar dan si bodoh,maupun ada beberapa yang berusaha bersikap terlihat bijaksana dengan mengatakan "sebenarnya semua orang itu pintar",atau "semua orang itu pintar tetapi dalam bidang yang berbeda-beda",narasi ini sering dimunculkan oleh para tenaga/penggiat edukasi kepada murid-muridnya,saya tahu mereka memiliki argumen tentang kenapa tidak ada orang yang bodoh,karena mereka salah mengkonsepsikan kata pintar dan bodoh dengan sifat/bakat,yang tentunya sangat mudah dipatahkan,dengan bagaimana orang-orang diberita yang melakukan tindakan-tindakan yang goblok atau sangat bodoh,seperti seorang ayah yang membakar sebuah kertas yang berisi kalimat-kalimat ritual di dalam mulut anaknya,dengan alasan untuk menghilangkan kuntilanak di rumahnya,tetapi dia mendapatkan prosedur tersebut dari bisikan kuntilanak itu sendiri,lalu anaknya meninggal,apakah kita ingin bilang bapa ini adalah orang yang pintar?,kan tidak,dia sangat bodoh,jadi berhenti memberi kata-kata manis bahwa kata bodoh itu tidak ada relevansinya,karena itu ada dan banyak orang yang sangat wajar untuk diberi gelar tersebut.

Saya tahu tujuan pengajar itu baik,tapi saya tidak ingin melihat dari nilai baik buruknya,saya ingin melihat dari kebenarannya,karena saya bisa setuju jika kalimat yang dikampanyekan adalah "semua orang bisa pintar",sebab pintar dan bodoh itu mungkin memang secara bahasa adalah kata sifat,tapi kita akan salah jika mempersepsikannya sebagai sifat/bakat yang dimiliki manusia,karena pada hakikatnya menurut saya pintar adalah suatu pencapaian dan bodoh adalah sebuah awalan bukannya sifat abadi seseorang,saya percaya tidak ada orang yang bersifat pintar dan orang yang bersifat bodoh,karena adanya adalah orang yang bersifat penasaran dan orang yang bersifat tidak penasaran,jika kita adalah orang yang penasaran kita dapat dinobatkan sebagai orang pintar,tapi jika kita orang yang tidak penasaran mustahil kita dapat dinobatkan sebagai orang pintar, oleh karena itu bodoh adalah kata yang tepat untuk mendeskripsikannya.

Lihatlah orang-orang yang terkenal akan kepintaran dan kejeniusannya,mereka membaca banyak buku,mereka melakukan banyak pengujian,mereka berdiskusi dengan orang yang memiliki intensi yang sama dengannya,dan akhirnya dia dinobatkan sebagai orang yang pintar dan jenius,tapi lihatlah polanya,itu semua didasari oleh rasa/sifat penasaran,karena tidak ada orang yang sudah pintar dari dia baru dilahirkan,dan sayapun tidak terlalu tergugah akan tinggi rendahnya iq seseorang,karena itu tidak merepresentasikan  akan pencapaian kita di dunia ini,oleh karena itu jika kita jadi orang yang penasaran dan berhenti menganggap bahwa pintar itu sebagai sebuah sifat abadi seseorang,niscaya kita akan mendapatkan gelar orang pintar,bijaksana,jenius,bukan jadi orang yang sok tau yang sebenarnya pengetahuannya itu palsu dikarenakan dia merasa dirinya pintar dari lahir,ataupun menjadi orang yang sinis dengan orang pintar dan menganggap bahwa orang pintar adalah orang-orang terpilih yang mereka dilahirkan untuk menjadi pintar,jadinya kita hanya malas-malasan dan menjadi sampah di masyarakat,jadi berhentilah untuk melarang orang membodohi orang yang bodoh entah karena dia tidak pernah penasaran atau baru penasaran.




Terimakasih telah membaca.

Komentar