+berusaha untuk menang,bukan harus menang

Rasa persaingan akan selalu ada di setiap manusia karena diakibatkan gaya hidup yang diciptakan oleh orang-orang yang dianggap sukses maupun bijak,merekalah yang membuat suatu ekosistem dimana potensi rasa persaingan itu akan lebih mungkin muncul dari rasa mengalah maupun tidak perduli,kita membuat sebuah paradigma bahwa jika orang lain bisa kita juga bisa,saya tidak mengatakan bahwa itu baik atau buruk,tapi itu tidak benar,karena itu akan cenderung membuat kita terangsang oleh pujian dan pengakuan,bukan didasari oleh rasa cinta akan sesuatu yang kita lakukan,jadi jika kita tidak cinta akan sesuatu yang orang itu lakukan kita tidak usah melakukannya,lakukanlah sesuatu yang didasari oleh rasa cinta,niscaya rasa kompetitif tidak akan memanipulasi kita untuk bersikap.

Saya tidak mengatakan rasa kompetitif itu buruk,dan saya tidak menyalahkan jika anda adalah orang yang sangat kompetitif akan segala hal yang anda lakukan,karena memang gaya hidup didunia ini diciptakan untuk memunculkan pribadi-pribadi yang kompetitif,dengan segala ketidakadilan yang ada,kasta,ras,bahkan tampang juga menjadikan orang-orang bersikap kompetitif,kita merasa bahwa tidak adil jika ada orang lain dengan segala bakat natural yang tidak kita punya tetapi mereka mempunyainya,lalu kita harus bisa mengalahkannya bagaimana pun caranya,itulah salah satu motivasi dari rasa kompetitif yang ada,yang kita sadari maupun tidak.

Dan itu wajar sekali,karena memang ada kemudahan-kemudahan yang diberikan secara objektif kepada orang-orang yang lahir di keluarga kaya,tampang rupawan,iq yang sangat tinggi yang membuat akan sangat tidak apa-apa untuk kalian yang merasa tidak memiliki bakat itu untuk bersikap kompetitif,tapi janganlah anggap bahwa pintar dan bodoh itu adalah sifat/bakat,anggaplah itu sebagai pencapaian,jadi tanamkan pada diri kita bahwa yang ada hanyalah orang yang penasaran dan orang yang tidak penasaran,jika orang yang penasaran akan mendapatkan pencapaian menjadi pintar,dan orang yang tidak penasaran akan selalu menjadi bodoh,oleh karena itu jadilah orang yang penasaran.

Saya tidak ingin kita terus mengeluh tentang bakat-bakat yang dimiliki orang lain,berdamai sajalah dan cari solusi untuk bagaimana cara kita mengalahkan bakatnya dengan usaha,dan juga banyak orang yang berkata "kita harus berkolaborasi bukan berkompetisi",memang sangat indah untuk didengar tapi sangat mustahil untuk dilakukan,walaupun kita berkolaborasi,kita tidak mungkin berkolaborasi dengan orang satu dunia,pasti kita membentuk sebuah atau beberapa kelompok kolaborasi yang dapat memaksimalkan bentuk kreatifitas kita,tapi kan pasti akan ada pula kelompok-kelompok kolaborasi lain yang dibuat dengan tujuan sama seperti kelompok kolaborasi kita,dan ujung-ujungnya suasana kompetitif tidak akan hilang,jika memang ingin menghilangkan sikap kompetitif,hilangkan dulu uang,kriteria,kasta,stigma,kelompok komunal berupa negara,kota,dll di dunia ini,barulah sikap persaudaraan itu dapat mungkin terjadi.

Saya tidak mendukung anda untuk bersikap kompetitif,dan saya juga tidak mengatakan kompetitif adalah sikap yang buruk,karena ini adalah hal yang abstrak atau mungkin netral,masih dapat dilihat baik maupun buruknya,saya hanya berharap agar kita yang memang ingin bersikap kompetitif,bersikaplah dengan sehat yaitu "berusaha untuk menang" bukan "harus menang",jika kita mengambil contoh debat.
Yang benar adalah kita harus menang debat karena kita sudah mempelajari mosi yang ingin didebatkan secara mendalam,kita sudah mencari data-data yang terpercaya dan dapat menjadi argumen kita,bukan dengan marah-marah,memotong,membawa sesuatu yang tidak bisa diperdebatkan tetapi di amini oleh banyak orang(agama contohnya) dan memperkenalkan diri kita dengan niat-niat baik yang kita buat untuk pembelaan atas ketidakmampuan.


Terimakasih telah membaca 

Komentar

Postingan Populer