+Benar itu tidak baik


Ini adalah lanjutan dari tulisan saya mengenai ekspetasi,disini akan lebih diperjelas,selamat membaca...


hal yang benar bukan hal yang baik,kenapa?, karena benar hakikatnya itu netral
Tidak positif dan tidak negatif,jadi benar itu tidak baik dan tidak buruk,kita umpamakan sebagai angka,netral itu 0,baik itu diatas 0,buruk itu dibawah 0.
Tapi telah muncul kebenaran baru yang diartikan sebagai rata-rata,
Yudi mendapat nilai 7
Tuti mendapat nilai 9
Dan rendi mendapat nilai 8
Yang benar adalah rendi,yang buruk adalah yudi,dan yang baik adalah tuti,karena 8 adalah rata-rata,8 adalah kesepakatan atas kebenaran pengganti 0
Jadi kebenaranpun menjadi subjektif.

Karena kita menilai kebenaran bukan sebagai netral,tapi sebagai rata-rata,semua itu disebabkan adanya banyak pilihan atas nilai yang ada diatas 0,Sebenarnya 1 itu baik,-1 itu buruk,tapi kita sulit untuk mengendalikan ekspetasi kita pada hal yang baik atau buruk,jika menurut kita hal yang baik adalah 9 dan diatasnya, dan hal yang buruk adalah 7 dan dibawahnya,0 tidak lagi menjadi benar,tapi 8 lah nilai yang benar,karena itulah rata-ratanya.


tapi inilah salah satu faktor yang menyebabkan perbedaan diantara manusia,karena nilai yang baik/buruk itu subjektif bagi setiap orang,ada yang bilang 1,100,1.000 dst,dan hal buruk buruk ada yang bilang - 1,8,10,dsb itulah kenapa tidak ada ketetapan dalam perspektif kebaikan/keburukan bagi setiap orang,jadi ini semua kembali lagi pada ekspetasi kita,dan itu sangat manusiawi,tapi jika bisa jangan terlalu tinggi nilainya,karena jika kita berekspetasi tanpa kalkulasi atau tanpa alasan yang jelas,hanya rasa kecewa lah yang menunggu didepan.

Terimakasih telah membaca

Komentar

Postingan Populer