+Kausalitas
Jika kita terus berusaha dengan apa yang kita perjuangkan kita akan sukses,jika kita berbuat kebaikan,kita akan mendapat kebaikan,sangat matematis sekali bukan?
Diatas itu adalah hukum sebab akibat/kausalitas doktrin yang salah,tentunya itu disebabkan doktrin pengajar dan pemuka agama,simplenya kuasa manusia,
Tapi apakah itu realita yang benar-benar terjadi?.
Memang itu bisa terjadi,tapi itu bersifat khusus tidak umum,karena ada takdir yaitu kuasa tuhan/kuasa alam,yang berkontradiksi dengan kausalitas doktrin,karena takdir sangat tidak matematis,itu diluar kuasa manusia,dan itu sangat tidak adil,kuasa tuhan bisa menggangu kuasa manusia,tapi kuasa manusia tidak bisa mengganggu kuasa tuhan,saya beri contoh:
Tapi apakah itu realita yang benar-benar terjadi?.
Memang itu bisa terjadi,tapi itu bersifat khusus tidak umum,karena ada takdir yaitu kuasa tuhan/kuasa alam,yang berkontradiksi dengan kausalitas doktrin,karena takdir sangat tidak matematis,itu diluar kuasa manusia,dan itu sangat tidak adil,kuasa tuhan bisa menggangu kuasa manusia,tapi kuasa manusia tidak bisa mengganggu kuasa tuhan,saya beri contoh:
Ada adi,dia setiap hari berlatih bermain bola,hingga terkadang meninggalkan sekolahnya,tapi dia sangat mahir dalam bermain bola,hingga diyakini akan menjadi pemain bola yang sukses dimasa depan.
Lalu terjadi gempa bumi dikotanya,
rumahnya rubuh dan puing-puing rumahnya ada yang terjatuh menimpa kaki adi,jadi kakinya harus diamputasi.
rumahnya rubuh dan puing-puing rumahnya ada yang terjatuh menimpa kaki adi,jadi kakinya harus diamputasi.
Sekarang adi tidak punya kaki,apakah dia masih bisa menjadi pemain bola yang sukses?,ya dia bisa sukses dalam bidang lain,tapi tentunya itu bukan bola yang sangat ia cintai,kesimpulannya adalah kuasa tuhan dapat mengganggu kuasa manusia,jadi pemahaman kita tentang kausalitas itu keliru,lalu apa makna kausalitas yang benar?
Ini teori saya,jika kuasa manusia/kausalitas doktrin adalah,baik+baik=baik
Dan takdir,baik+baik=bisa buruk/baik
gabungan dari keduanyalah yang disebut kausalitas/hukum sebab akibat,memang sama-sama hukum sebab akibat,tapi cakupannya berbeda,kausalitas doktrin hanya mencakup kuasa manusia,dan kausalitas yang sesungguhnya mencakup kedua kuasa dan itu lebih realistis dan umum,memang pengetahuan seharusnya serealistis dan seumum mungkin.
Dan takdir,baik+baik=bisa buruk/baik
gabungan dari keduanyalah yang disebut kausalitas/hukum sebab akibat,memang sama-sama hukum sebab akibat,tapi cakupannya berbeda,kausalitas doktrin hanya mencakup kuasa manusia,dan kausalitas yang sesungguhnya mencakup kedua kuasa dan itu lebih realistis dan umum,memang pengetahuan seharusnya serealistis dan seumum mungkin.
Kausalitas adalah mega butterfly effect,yaitu tumpukan pilihan atas situasi yang mengarahkan kita pada pilihan selanjutnya,tapi sangat rumit karena takdir pun masuk kedalamnya,saya berikan contoh agar lebih mudah dimengerti:
Adi sedang mencari pekerjaan,pada saat ingin sampai gedung perusahaan.
Tali sepatu adi lepas,sehingga adi mengikatnya kembali lalu melanjutkan langkahnya,pada saat didepan pintu perusahaan,ada orang lain didepan adi persis,yang masuk dan ingin melamar,lalu orang itu diterima,dan pada saat giliran adi masuk untuk melamar,ternyata lowongan pekerjaan tersebut sudah terisi dan perusahaan itu tidak membutuhkan pekerja baru lagi,akhirnya adi tidak dapat bekerja diperusahaan tersebut.
apakah kalian sadar?,
Itu semua disebabkan oleh mengikat tali sepatu,coba saja jika adi tidak mengikat tali sepatu,orang yang didepannya persis akan ada dibelakangnya dan dialah yang diterima di perusahaan tersebut,memang ada faktor lain,pergi lebih awal,adi seharusnya lari tidak berjalan,dll,tapi intinya satu pilihan bisa merubah jutaan akibat,dan contoh dari takdirnya adalah:
Adi sedang mencari pekerjaan,pada saat ingin sampai gedung perusahaan.
Tali sepatu adi lepas,sehingga adi mengikatnya kembali lalu melanjutkan langkahnya,pada saat didepan pintu perusahaan,ada orang lain didepan adi persis,yang masuk dan ingin melamar,lalu orang itu diterima,dan pada saat giliran adi masuk untuk melamar,ternyata lowongan pekerjaan tersebut sudah terisi dan perusahaan itu tidak membutuhkan pekerja baru lagi,akhirnya adi tidak dapat bekerja diperusahaan tersebut.
apakah kalian sadar?,
Itu semua disebabkan oleh mengikat tali sepatu,coba saja jika adi tidak mengikat tali sepatu,orang yang didepannya persis akan ada dibelakangnya dan dialah yang diterima di perusahaan tersebut,memang ada faktor lain,pergi lebih awal,adi seharusnya lari tidak berjalan,dll,tapi intinya satu pilihan bisa merubah jutaan akibat,dan contoh dari takdirnya adalah:
Simple saja,karena ini lebih mudah dimengerti.
Terjadi tsunami,kita harus mengungsi,sebenarnya kita seharusnya berkencan dengan pacar kita,dan melamarnya,tapi karena tsunami menghalangi pilihan kita untuk melakukan itu,takdir adalah penghalang atas pilihan,jadi satu situasi bisa menghalangi banyak pilihan,yang berdampak menghilangkan potensi akibat yang seharusnya bisa terjadi,tapi juga melahirkan pilihan yang baru,dan mengarahkan pada akibat yang baru.
Kausalitas adalah hukum sebab akibat yang satu pilihan dan satu situasi dapat merubah jutaan akibat,semuanya berhubungan,antara kuasa tuhan dan kuasa manusia keduanya masuk dalam cakupan kausalitas,karena keduanya adalah sebab-akibat,tidak bisa dipisahkan sendiri-sendiri,jadi tidak pernah ada hal yang pasti dalam hidup ini.
Terimakasih telah membaca.
Komentar
Posting Komentar