+All Lives Matters

Semoga masalah diskriminasi ini sudah mereda,dan memang saya harap akan mereda agar saya lebih aman untuk membahas pemikiran saya tentang arogansinya masyarakat kepada pihak-pihak diskriminator dalam konteks rasisme. 


Yang menjadi masalah adalah,kenapa tidak ada satu pun media yang menyerukan bahwa George Floyd itu bukan hanya sekedar "black man",tapi seorang " black man" yang pernah dipenjara 5 tahun karena kasus pencurian,10 bulan karena transaksi narkoba,dan juga pernah mencuri senjata,kenapa ini tidak pernah diserukan?,yang ada hanyalah dia sebagai "black man". 


Lalu apakah George Floyd pantas mati?,tidak
Apakah polisi itu benar jika sejarah itu benar? Tidak
Karena sejarah itu sudah mendapatkan hukuman,jadi itu sudah selesai,dan saya yakin polisi itu sengaja atau tidak sengaja membunuh George Floyd bukan karena catatan kriminalnya,tapi kerasisan dia terhadap orang kulit hitam,


"Terus salahnya dimana???? "


Salahnya adalah arogansi dalam kalimat
"Black Lives Matters",kenapa tidak sesuai judul saya yaitu "All Lives Matters",apakah ras selain "black" tidak berharga?,"ya soalnya kan yang paling banyak di diskriminasi adalah ras "black"",sekarang anda bicara kuantitas kepada sesuatu yang absolut,diskriminasi itu bukan poling,jika semakin banyak semakin baik atau semakin buruk.


Diskriminasi adalah sesuatu yang tidak perlu kuantitas untuk menakar kegawatannya,adanya 1 orang yang  didiskriminasi itu sama gawatnya dengan 1jt,1m,dst orang yang didiskriminasi,karena itu bukan masalah dimana semakin banyak yang menjadi korban semakin dipertimbangkan penanganannya,itu merupakan kekacauan anda dalam berfikir,jadi saya membaca arogansi entah karena pikiran yang tidak jernih atau permainan elit yang membuat kalimat "Black Lives Matters" yang diserukan bukannya  "All Lives Matters" yang seharusnya menjadi topik untuk  diprotes,tapi baik untuk George Floyd dan keluarga,karena dia dikenal sebagai "saint black man" bukan "black man that has criminal records".


Saya sangat ingin mempublikasi pembahasan ini,tapi saya menunggu momen yang tidak pas mereda atau menjadi pas,ini juga mungkin menjadi jawaban dimana saya tidak menyerukan protes "Black Lives Matters" dalam media sosial ataupun realita,malah saya membuat sebuah candaan dengan judul "SetanLivesMatters" yang meniadakan diskriminasi lebih dari kepada ras lain,yaitu mahluk lain.


Terimakasih telah membaca.

Komentar

Postingan Populer