+Jiwa

Jiwa adalah sesuatu yang berada di dalam setiap insan dengan fungsi yang beragam,ada yang percaya bahwa jiwa itu ruh,dialah yang membuat kita hidup,dan ada yang percaya jiwa itu eksistensi mandiri yang menyampaikan rasa kepada kita,manakah yang benar?

Saya tidak tahu,tetapi saya lebih percaya(bukan berarti percaya) jika jiwa adalah sesuatu yang bereksistensi didalam kesatuan otak,dengan kata lain bagian dari otak,saya lebih percaya dengan ini karena lebih ilmiah dibandingkan sesuatu yang disebut ruh,yang mungkin akan dibuktikan ketika manusia dapat memindahkan data dari otak kita ke otak dan tubuh artifisial,dan bila berhasil memindahkan kesadaran bukan hanya kehidupan,keberadaan ruh bisa dibatalkan.

Dan ada lagi yang menerjemahkan jiwa sebagai hati,saya tidak tahu darimana/siapa yang mendefinisikan hati sebagai sumber sensasi sedih,senang,bahagia,yang pada akhirnya muncul kalimat seperti ini,"eh kalo mikir jangan pakai otak terus,pakai hati juga dong",saya bingung,entah karena otak bukan lagi organ yang mengkordinasi segala tindakan/gerakan/keputusan,tapi keutamaan itu direduksi dengan hati,yang saya percayai bahwa itu merupakan organ yang berfungsi menetralisir racun,tapi sekarang hati pun dapat merasakan atau memikirkan sesuatu,jadi disini ada ketidak konsistenan definisi,karena definisi yang satu bertentangan dengan definisi yang lain,yang pastinya diciptakan oleh metafisist.

Bila di bahasa ingris,heart adalah jantung/hati,tapi bila di bahasa Indonesia,heart adalah hati/liver,mungkin bisa dipisahkan antara istilah ilmiah dengan istilah metafisis,hati untuk metafisis,dan liver untuk ilmiah,jadi tidak ada lagi yang datang ke dokter lalu bilang
Pasien: "dok hati saya sakit"
Dokter: " kenapa? "
Pasien: " ngga tau dok kayanya malfungsi"
Dokter: "ohhh,bukan diputusin pacar... "

Terimakasih telah membaca.


Komentar

Postingan Populer