+perkara tanggung jawab
Sebagai insan yang berkuasa atas dirinya,kita harus mempertimbangkan tindak tanduk kita dengan sebaik-baiknya,karena kita berkuasa atas kehendak,tetapi tidak berkuasa atas konsekuensi,oleh karenanya sikap bertanggung jawab harus menjadi esensi kita sebagai bagian dari komunal maupun individu.
Dalam konsepnya,bertanggung jawab berarti sikap siap menerima konsekuensi apapun yang disebabkan oleh tindakan yang kita lakukan,dengan sengaja maupun tidak,tetapi bertanggung jawab pun memiliki kontradiksi,dimana jika kita bertanggung jawab berarti kita bisa berbuat buruk/jahat,yang dibuktikan dengan penggunaannya sendiri,kita menyatakan bahwa kita akan bertanggung jawab pada kondisi-kondisi dimana kita melakukan kesalahan/keburukan,
"saya bertanggung jawab atas masalah yang saya perbuat",
tetapi tidak pernah ada kondisi baik/benar rasa tanggung jawab itu dinyatakan,
"saya akan bertanggung jawab atas kebaikan yang saya perbuat",
itu tidak pernah terjadi,yang seolah-olah rasa bertanggung jawab hanya dihadirkan untuk kondisi buruk bukan disetiap kondisi sebagaimana mestinya,yang dapat disimpulkan jika anda bertanggung jawab,tidakan buruk maupun baik bisa anda lakukan.
Oleh karena itu sebaiknya rasa bertanggung jawab harus disertai moral yang sehat dan pengetahuan yang mendalam,karena tanpanya kita hanya akan menjadi orang yang berkata,
"hidup,hidup gue lu gausah ngatur-ngatur"
Menjadi anti kritik,egosentris,walaupun memang benar demikian,tetapi orang menceramahi/"ngatur-ngatur" tindakan kita adalah konsekuensinya,jadi jangan dilarang,lebih baik tidak usah didengarkan,karena kita menanggung konsekuensi atas hidup kita,dan mereka pun pasti mau/tidak mau akan menanggung konsekuensi atas "mengatur" hidup kita,yang membedakan mungkin rasa bertanggung jawab tidak hadir kepada para "pengatur" tersebut.
Terimakasih telah membaca.
Komentar
Posting Komentar