+Kebaikan

Bergantung pada kebaikan adalah cara ter-aman untuk hidup,tapi kita harus sadar kebaikan adalah ciptaan manusia,jadi akan selalu ada pertentangan mengenai apa yang baik dan tidak,dan saya pun akan mengajukan kebaikan versi saya,dengan cara yang radikal.

(mohon maaf pembahasan kali ini lebih subjektif,saya kesulitan menemukan ide/tema pembahasan yang objektif,ya sudah daripada tidak ada tulisan yang di unggah kan....)

Banyak konsep kebaikan yang dicetuskan,beberapa percaya jika niatnya baik itu sudah baik,tetapi adapun yang percaya jika niat baik harus diselingi dengan perbuatan yang baik juga,baru akan baik,dan saya tidak setuju dengan kedua konsep tersebut.

Kebaikan sebagai peristiwa menurut saya terdiri dari 2 hal,
tindakan/kondisi baik dan hasil baik ,saya tidak masukan niat yang tak memiliki dampak rasional,jadi yang saya percayai hanya ada tindakan/kondisi dan hasil.

Secara objektif saya percaya jika hasilnya baik,tetapi tindakannya buruk,itu adalah kebaikan,walaupun fokus terhadap hasil,tapi tidak bisa disangkal bahwa tindakan baik bisa meningkatkan potensi hasil yang baik.

Contoh kebaikan:
Kematian orang tua kita(buruk),membuat kita semangat mencari nafkah(baik)

Secara objektif,kematian adalah hal buruk tetapi jika kita bisa menjadi baik karenanya,saya rasa itu kebaikan(ingat bukan kematiannya,tetapi perpaduannya).

Barang akan maju jika didorong,akan mundur jika ditarik,tetapi manusia bisa maju jika ditarik,karena ia rasa tarikan itu sebagai dorongan,jadi apapun yang dilakukan "hidup" kepada kita,jika kita menganggapnya sebagai dorongan,kita akan maju,dan itu menjadi dorongan walaupun niatnya adalah tarikan.

Mungin jika ingin lebih mudah dicerna,ubah kata kebaikan menjadi hal baik,dan saya paham jika tindakan baik itu kebaikan,tetapi tindakan baik hasilnya belum tentu baik,namun jika disuruh memilih antara tindakan baik atau buruk,saya memilih tindakan baik karena kemungkinan hasilnya baik lebih besar daripada tindakan buruk,jadi tindakan bukan penentu tetapi tetap berpengaruh. 

Semuanya adalah tentang sudut pandang kita,kita ingin melihatnya sebagai tarikan atau dorongan,jika kita anggap segala sesuatunya sebagai dorongan kita akan maju dan itu mau tidak mau menjadi dorongan,karena kita adalah manusia,kita punya kuasa,silahkan baca Mariefisme di pembahasan sebelumnya karena pembahasannya lebih objektif,lebih lengkap,dan lebih bisa mengenal pemikiran saya hehehe... Hehehe...

Terimakasih telah membaca.

Komentar

Postingan Populer