+Paradigma mencari solusi

Pada hari ini,sedikit dari kita yang mampu mencari solusi terlebih dahulu,melainkan pembenaran/pembelaan yang diutamakan,yang mana pembelaan/pembenaran itu tidak membawa kita pada kenyataan masa depan,tetapi kenyataan lampau hingga sekarang.

Saya tidak tahu berfikir mencari pembenaran/pembelaan itu kodrat manusia atau bukan,tetapi kok saya sering bisa tidak melakukannya dan saya adalah manusia,yang sama-sama menghindari bahaya,tetapi bukan berusaha untuk lari dan berpaling,tetapi mencari cara agar yang bahaya itu tidak menjadi bahaya.

Misalkan ada seekor singa jauh didepan kita(tidak melihat kita maupun mengejar),kita akan lari ketakutan dan berpaling atau berfikir bagaimana caranya saya bisa melewati singa tersebut?,entah membawa mobil,atau membawa senapan agar kita selamat.

Memang sama-sama menghindar,tetapi yang satu tidak kembali lagi,dan yang satunya lagi kembali dengan persiapan yang lengkap.

Mungkin jika yang lebih relevan adalah argumentasi kita mengenai robot,
kita berpendapat bahwa "robot dapat memusnahkan manusia,oleh karena itu mereka tidak boleh ada",itulah cara berfikir yang umum,yang mencari pembenaran/pembelaan,karena jika ingin lebih maju secara pikiran,solusi adalah salah satu jalan untuk meraihnya,jadi pemikiran yang terjadi adalah,
"robot dapat memusnahkan manusia,oleh karena itu bagaimana caranya agar potensi itu menjadi nihil,agar robot tetap ada dan kita tetap ada?,lalu melakukan penelitian mendalam.

Itulah bagaimana paradigma solusi yang tidak populer di masyarakat bekerja,karena memang lebih mudah mencari pembenaran/pembelaan daripada mencari solusi,yang diperlukan usaha lebih
dalam prosesnya.

Tentu saya tidak melaknat bila ada yang mengutamakan pembelaan/pembenaran dalam hasil pemikirannya,karena tidak salah juga,dan selagi anda siap didebat,nantinya pun akan muncul sebuah solusi,tapi jika anda tutup kuping,anda tidak bisa maju kemana-mana.


Terimakasih telah membaca.

Komentar

Postingan Populer