+Perbedaan fakta,opini,dan sudut pandang

 Kita pasti sering mendengar kata fakta,opini,dan sudut pandang,tapi apakah kita tahu perbedaan dari kata-kata tersebut?,karena terkadang kita gagal memaknai perbedaan opini orang lain dan sudut pandang orang lain,yang memang secara konsep tidak pernah diajarkan di sekolah pada umumnya,tetapi mari kita pahami bersama-sama,dan ini pun adalah opini dari saya,oleh karena itu bila ada ketidaksetujuan silahkan tulis di kolom komentar.


Fakta umumnya kita gunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu itu adalah nyata/tidak bohong,dan fakta sebagai fenomena tidak berkaitan dengan subjeknya,tapi fakta sebagai fakta tentunya berkaitan dengan subjeknya karena bila bunyi ditengah hutan tidak terdengar oleh siapapun itu tidak akan dianggap sebagai bunyi atau jika ingin lebih relevan,bila orang yang korupsi tidak diketahui/ditangkap,tidak akan menjadi koruptor,sudah paham konspepnya?,tapi mari kita ambil fakta sebagai fenomena yang terlepas dari subjeknya,jadi walaupun bunyi itu tidak diketahui,itu akan tetap menjadi bunyi(ini cuma masalah legalisasi saja).


Opini adalah pernyataan yang bisa nyata bisa tidak,karena ini terikat pula dengan subjeknya,jadi tentunya bisa diperdebatkan/diteliti kebenarannya,dan apabila penelitian memverivikasi opini tersebut sebagai kebenaran,maka itu akan menjadi fakta.


Berbeda dengan opini,sudut pandang adalah sesuatu yang suka atau tidak suka harus kita terima,karena tidak bisa diperdebatkan,itu adalah sesuatu yang sepenuhnya subjektif,tidak seperti fakta yang objektif,dan tidak seperti opini yang sebagian objektif dan sebagian lain yang subjektif.


Implementasi di dunia nyata seperti ini:


Pisang itu buah adalah fakta. 


Pisang itu buah yang paling bermanfaat bagi tubuh adalah opini(bila belum diteliti,hanya testimoni/asumsi). 


Pisang itu enak adalah sudut pandang yang tidak bisa diperdebatkan,


"pisang itu gak enak"

"loh pisang itu enak,saya nyoba enak kok"

"ah kamu salah,pisang itu gak enak"

Jadi tidak akan mencapai penyelsaian,karena itu adalah prefrensi,setiap orang berbeda-beda.



Bagaimana sudah paham?,jadi tidak usah memperdebatkan hal-hal seperti kriteria pasangan,prefrensi makanan,dll,ngapain bodoh....????.


Terimakasih telah membaca.




Komentar

Postingan Populer