+Arti kehidupan
Persetan dengan pujangga,filsuf,motivator,dsb yang mengartikan hidup semau mereka,"hidup adalah penderitaan","hidup adalah berkah yang harus disyukuri dengan berbuat baik",dsb,yang sebenarnya itu merupakan tujuan dari hidup yang sadar,bukan arti dari hidup itu sendiri,karena tujuan dari hidup yang sadar tentu silahkan pilih sesuka kalian.
Hidup adalah kemampuan untuk mengubah zat luar yang bukan miliknya/zat non-badan,menjadi zat miliknya/zat badan,itulah kehidupan,dan kesadaran tidak terkait dengannya,tentu kita hidup dengan kesadaran,tapi bukan berarti kita memasukan variable kesadaran dalam mendefinisikan apa itu kehidupan?,bagaimana dengan binatang yang tak memiliki kesadaran?,apakah berarti mereka tak memiliki tujuan dalam hidup?,memang membingungkan.
Karena sedari awal tujuan dari hidup adalah menghidupi,perihal bagaimana entitas itu menjalani kehidupannya yang sadar tak terkait dengan arti hidup itu sendiri,karena variable "kesadaran" masuk kedalamnya,oleh karena itu seharunya bukan "arti dari hidup",melainkan "arti dari hidup yang sadar"(walaupun saya kurang setuju dengan penggunaan kata "arti" dibandingkan "tujuan"/"makna" karena penjelasan dari kata "arti" seharusnya bebas nilai,tapi saya belum terlalu mendalaminya,jadi biarkan seperti itu dulu).
Mungkin kalian yang pragmatis mengganggap tulisan ini sebagai kesia-siaan,namun bagi saya ini harus dijelaskan karena terjadinya sikap abai ketika ilmuan/peneliti menciptakan bakteri sintetik dan responya adalah,"mereka tidak menciptakan kehidupan,tetapi memanipulasinya",yang saya anggap mereka adalah korban dari para filsuf,pujangga,motivator yang membahas "apa arti kehidupan?" yang tentu definisinya keliru semua,karena mereka anggap bahwa kehendak/kesadaran masuk didalam arti kehidupan,yang tentunya keliru lagi.
Jadi memang benar bahwa ilmu pengetahuan telah menciptakan kehidupan,tapi ilmu pengetahuan tidak/belum menciptakan kehidupan dengan kesadaran,dan bedakan apa itu "arti" dan "berarti","arti" berkaitan dengan deskripsi,dan "berarti" bisa dikaitkan dengan "makna"/"moral"/"etika", yang terkandung nilai didalamnya,di KBBI "kehidupan" diartikan sebagai cara hidup ,tapi apakah kalimat yang muncul adalah "menciptakan hidup",bukan "menciptakan kehidupan"?,jadi menurut saya harus ada definisi alternatif untuk menyokong kalimat tersebut.
Terimakasih telah membaca.
Komentar
Posting Komentar