+Pencitraan PSI
Kenaikan gaji dewan dikala pandemi tentu membangkitkan amarah rakyat,dan kader PSI dianggap melakukan tugasnya sebagai wakil rakyat tidak seperti wakil-wakil apatis lainnya,tapi bisakah kita maknai bahwa tindakan PSI sebagai pencitraan?,tentu bisa,karena dengan ini dukungan akan melimpah kepada mereka,tapi apakah itu merupakan hal yang buruk?,saya pikir tidak,karena pencitraan tersebut didasari oleh kinerja,bukan bualan belaka,mudahnya jika anda membantu pembangunan masjid dengan memberikan dana bantuan,mau niatnya mulia atau ingin dikenal baik dan kaya,uang tersebut sudah diterima dan pembangunan masjid telah terbantu.
Yang saya maksud sebagai bualan adalah pencitraan yang biasanya menceritakan kehidupan personalnya,cinta keluarga,cinta orang tua dan blablabla...,toh ngaco-ngaco juga kerjanya,tapi memang itu efektif,karena banyak dari kita yang memberikan suara kita karena "dia orang baik",orang baik tapi tidak punya ilmu untuk menerapkan kebaikannya dalam dimensi politik,hanya akan menjadi boneka dan mungkin terseret menjadi tidak baik.
Bukti kuat bahwa itu adalah pencitraan bisa dilihat dari perkataan jamaludin "iya ya iya,tidak ya tidak,jangan iya untuk tidak,jangan tidak untuk iya",itu berarti sudah ada kesepakatan antar partai untuk "iya" tapi PSI setelahnya malah "tidak",dan dijawab oleh ganesha/giring nidji sebagai ketua partai bahwa memang ada anggota PSI yang "iya","tidak",dan ada pula yang ragu-ragu,tapi setelah itu mungkin rembungan dan melihat efeknya,PSI sepakat untuk "tidak".
Dan bagi saya ini adalah sinyal yang baik dalam politik,hari ini rakyat lebih dihargai entah karena ada kesadaran atas kekuatan medsos dan public figure,pendapat ahli yang mengkritik dengan mudahnya tersebar luas,jadi rakyat tidak bisa dibodoh-bodohi seperti sebelumnya,sekarang mayoritas orang sudah mengakses internet dan berinteraksi dengan lingkungan didalamnya,dan saya mengizinkan siapapun melakukan pencitraan dengan dasar kinerja yang baik atau prestasi yang membanggakan,saya tidak peduli apa agamamu,kehidupan susahmu,niatmu,partaimu jika hasilnya adalah indonesia yang lebih demokratis,jadi silahkan lanjutkan PSI !!!! .
Terimakasih telah membaca.
Komentar
Posting Komentar